Rabu, 07 November 2012

Mengenal Teknologi SSD (Solid State Drive) Pengganti Hardisk

Mengenal Teknologi SSD (Solid State Drive) Pengganti Hardisk

Foto-Solid-State-Drive-(SSD)
Mengenal Teknologi SSD (Solid State Drive) Pengganti Hardisk. Kehadiran SSD ini diperkirakan akan segera menggantikan media penyimpanan Harddisk yang saat ini masih digunakan oleh mayoritas pengguna rumahan.

Solid-State Drive (SSD) adalah media penyimpanan data menggunakan non volatile memory sebagai media dan tidak menggunakan cakram magnetis seperti harddisk konvensional.
Berbeda dengan volatile Memory (misanya Random Access Memory), data yang tersimpan pada SSD tidak akan hilang meskipun daya listrik terputus.
Media penyimpanan SSD berbasis Flash pertama kali diperkenalkan pada taahun 1995 oleh M-Systems dan saat ini mulai digunakan secara luas oleh pengguna komputer maupun kalangan enterprise.
SSD saat ini mulai diaplikasikan pada laptop tipis dan ringan seperti MacBook Air dan Ultrabook dan menggantikan posisi hardisk sebagai media penyimpanan.
Foto-Solid-State-Drive-(SSD)_1
Jenis SSD MLC vs SLC

Secara umum SSD yang ada di pasaran terdiri dari 2 jenis, yaitu SLC (Single Level Cell) dan MLC (Multi Level Cell). Baik SSD berjenis SLC maupun MLC masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
SSD yang menggunakan flash berjenis MLC biasanya dibandrol dengan harga yang lebih murah dibanding SSD berjenis SLC. SSD berbasis MLC mampu menyimpan data sebesar 3 bit sehingga biaya per gigabyte nya lebih murah dibanding SSD jenis SLC.
Foto-Solid-State-Drive-(SSD)_2
SSD berjenis SLC harganya lebih mahal jika dibanding SSD jenis MLC. Salah satu kelebihan SSD jenis SLC ini adalah kecepatan transfer data yang sangat tinggi, konsumsi daya yang rendah serta umur sel memori yang lebih tinggi.
SSD jenis SLC ini biasanya digunakan untuk keperluan militer, misi luar angkasa namun ada juga yang menjualnya secara komersial. Sedangkan SSD jenis MLC lah yang paling banyak dijual komersial dikalangan pengguna biasa.
Solid State Drive (SSD) pwngganti Harddisk

Sudah banyak perusahaan besar seperti Google, Dropbox, Amazon dan Facebook sudah mulai mengadopsi SSD untuk menggantikan harddisk secara bertahap di server dan data center mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar